Mengapa Mencari Nafkah Sebaiknya dengan Bisnis?

Sekarang kita perlu memperhatikan semua lingkungan sekitar kita. Perlu kita ketahui, kita punya 3 pilihan cari penghasilan

  1. Kerja di perusahaan besar
  2. Kerja di perusahaan kecil
  3. Buka usaha sendiri

 

Kalau di perusahaan besar, tantangannya kurang.  Gajinya cenderung besar. Ilmunya cuma bisa di perusahaan besar lainnya yang sejenis.

 

Kalo di perusahaan kecil tantangannya lumayan. Sebabnya, baru sebagian sistem yang terbuat. Gajinya, tak begitu besar. Ilmunya lebih bisa dipakai di banyak tempat.

 

Kalo buka usaha sendiri, tantangannya sangat besar. Belum ada sistem sama sekali, kita yang buat sistemnya. Penghasilannya ga ada kalau kita ga berusaha. Semua ilmu dipelajari, digunakan, dan diterapkan. Kalau kata orang bikin usaha itu enak duitnya besar, yang ada malah berdarah-darah utang sana utang sini.

 

Nah, 3 cara cari duit ini tidak dipandang rendah selama halal.

Dalam tulisan ini, ga ada istilah usaha itu lebih baik daripada kerja. Jangan buat niat sama sekali ingin berbisnis karena tidak ingin bekerja. Ingat, kalau semuanya usaha dan ga ada yang kerja, ga bakal jalan.

 

Justru ketahuilah, yang pernah nyoba tiga-tiganya, bagus. Saya mau sedikit cerita, banyak kawan-kawan yang pernah kerja di perusahaan kecil trus buka usaha sendiri. Biasanya, justru lebih mudah bikin usaha baru dari yang belum pernah bekerja sama sekali.

 

Yang agak sulit itu kalau dari perusahaan besar, trus dipecat.

Dari situlah belajar bisnisnya harus serius. Cuma punya modal seadanya dan harus diputar biar bisa hidup.

 

Di situ kita perlu belajar entrepreneurship bahkan meski baru kerja.

Belajar entrepreneurship, belajar bisnis.

Soalnya, zaman sekarang lebih terbuka. Ga sedikit juga ada yang dari gajinya gede trus buka usaha malah profitnya melebihi dari gajinya.

 

Setelah baca tulisan ini, Anda perlu tarik nafas dalam-dalam dan katakan dalam hati

“Mulai sekarang saya ingin bermental produsen, ingin berbisnis agar lebih banyak memberi manfaat pada orang lain.”

Hembuskan nafas Anda dan tarik nafas dalam-dalam lagi

“Mental produsen, mental entrepreneur”

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *