Keuangan Bulan Puasa dan Lebaran Bisa Aman dengan 7 Tips Ini

Lebaran adalah saat-saat yang paling ditunggu oleh umat islam. Pertama yang paling diingat di momen lebaran adalah THR. Momen-momen spesial di hari lebaran tidak akan pernah bisa tergantikan oleh apapun. Berkumpul bersama keluarga dan orang-orang terdekat saat Idul Fitri adalah kebahagiaan yang penuh dengan kehangatan.
 
Hal itulah yang tampaknya menjadi latar belakang munculnya budaya mudik dan membeli banyak perlengkapan. Banyak pekerja dari luar kota, luar provinsi, luar pulau bahkan yang luar negeri pun berbondong-bondong pulang demi untuk merayakan hari raya bersama keluarga. Setelah itu, tak lupa juga memberikan hadiah baju baru di hari lebaran.
 
Bunda perlu pandai mengatur keuangan untuk menghadapi momen pulang kampung dan lebaran ini. Karena jika tidak, maka keuangan sobat akan kacau dan hasil kerja keras selama ini akan habis begitu saja. Ada beberapa cara cerdas untuk mengatur keuanganmu pada saat akan lebaran, Simak Selengkapnya.
 
1. Catat Rencana pengeluran di bulan puasa
 
Di bulan puasa ada 3 pengeluaran utama: pengeluaran sahur dan buka puasa, pengeluaran zakat dan sedekah, serta pengeluaran acara dan tak terduga lainnya. Ketiga pengeluaran ini perlu Bunda catat dengan segera.
 
2. Catat Pos Pengeluaran mudik
 
Sebelum mudik tiba, sebaiknya Bunda segera membuat catatan pemetaan alur pengeluaran uang. Tentu ada banyak sekali kebutuhan yang akan mengeluarkan banyak uang. Untuk membantu Bunda, ada beberapa pos penting yang harus kamu catat untuk memudahkan pengelolaan keuangan selama mudik Lebaran. Kategori pengeluaran bisa kamu bagi menjadi:
 
Pos Untuk Biaya Transportasi
Bunda perlu menyiapkan dana ini, jangan hanya untuk pulang saja, namun persiapkan juga untuk biaya kembali. Meskipun mungkin kamu mudik menggunakan kendaraan pribadi, namun anggaran biaya transportasi harus kamu persiapkan sejak dini. Bukan hanya bahan bakar yang kamu masukkan, biaya untuk sekedar makan dalam perjalanan ketika istirahat juga harus kamu perhatikan.
 
Pos Untuk Biaya Akomodasi
Biaya akomodasi sangat penting direncanakan bagi Bunda yang mungkin ketika mudik harus menginap di hotel atau tempat yang lain. Karena mungkin keterbatasan tempat tinggal mengharuskan kamu untuk menginap di tempat lain. Maka jangan lupakan itu.
 
Pos Untuk Biaya Rekreasi
Biasanya biaya untuk rekreasi selalu lebih besar dari pos biaya yang lain. Untuk rekreasi, kamu harus mampu mengkalkulasikan paling tidak gambaran kasar seberapa besar biaya yang kamu butuhkan. Siapa saja anggota keluarga yang ikut serta dalam rekreasi, seberapa jauh tempat rekreasi, bisa menjadi pertimbangan kamu untuk membuat patokan.
 
Pos Untuk Biaya Angpao
Pos ini bisa menjadi membengkak jika kamu tidak menatanya dengan baik. Buat daftar siapa saja yang harus diberi angpao, jangan asal memberi saja. Buat prioritas utama, siapa yang paling pantas dan membutuhkan untuk diberi angpao. Mungkin kamu ingin memberi semuanya, namun percayalah, memberi angpao akan jauh lebih berguna jika diberikan pada yang lebih membutuhkan. Tidak hanya angpao, pemberian bisa juga dalam pakaian. Anggaran uangnya sama saja, baik dalam angpao maupun pakaian.
 
3. Jangan Membawa Uang Tunai Dalam Jumlah Besar
 
Ini juga sangat membantu kamu dalam mengelola keuangan ketika mudik Lebaran. Pada umumnya kita akan tergoda untuk membeli sesuatu ketika ada uang dalam dompet. Sebaliknya, ketika di dalam dompet tidak ada uang, yang ada hanya kartu ATM, atau kartu debet misalnya, maka itu bisa sedikit mengurangi keinginan kamu pada hal-hal yang tidak perlu. Meskipun tidak membawa uang dalam jumlah besar, namun kartu ATM, kartu kredit, kartu debet juga perlu kamu siapkan untuk keperluan yang tidak terduga.
 
4. Jangan Lupakan Juga Anggaran Setelah Mudik
 
Mudik Lebaran jangan sampai membuat kamu terlena sehingga lupa akan kebutuhan setelah Lebaran. Sangat penting kamu perhatikan juga, untuk menghindari kamu dari hutang. Sebaiknya kamu sisihkan biaya tersendiri, bisa dari gaji bulananmu untuk biaya setelah mudik Lebaran. Simpan dengan benar biaya ini, jangan sampai kamu ambil meskipun sedikit.
 
5. Gunakan Sebagian THR Untuk Biaya Mudik
 
Jika kamu mampu melakukan ini, maka keseimbangan keuangan kamu akan sangat terbantu sekali. Usahakan jangan memakai uang gaji bulanan untuk mudikmu. Sebisa mungkin gunakan uang THR untuk memenuhi kebutuhan mudik Lebaran kamu. Karena, dengan memakai uang THR maka kebutuhan bulanan ke depan tetap aman dengan gaji bulanan yang kamu peroleh. Maka dari itu, membuat catatan pos seperti pada poin satu sangatlah penting.
 
Sebagian THR disisihkan untuk membeli barang-barang yang sudah direncanakan. Misalnya baju koko baru untuk anak kesayangan dan keponakan Bunda.
 
6. Gunakan Sebagian THR Untuk Biaya Mudik
 
Jika kamu mampu melakukan ini, maka keseimbangan keuangan kamu akan sangat terbantu sekali. Usahakan jangan memakai uang gaji bulanan untuk mudikmu. Sebisa mungkin gunakan uang THR untuk memenuhi kebutuhan mudik Lebaran kamu. Karena, dengan memakai uang THR maka kebutuhan bulanan ke depan tetap aman dengan gaji bulanan yang kamu peroleh. Maka dari itu, membuat catatan pos seperti pada poin satu sangatlah penting.
 
Sebagian THR disisihkan untuk membeli barang-barang yang sudah direncanakan. Misalnya baju koko baru untuk anak kesayangan dan keponakan Bunda.
 
7. Membeli barang secara pre-order
Bunda bisa membeli barang secara pre-order dengan harga yang lebih murah untuk menekan pengeluaran tanpa harus membatalkan niat membelikan pakaian lebaran. Misalnya, bunda bisa memesan sarkoci di Moza Moslem Wear dengan harga terjangkau. Moza juga memberikan hadiah DVD akademik sekolah dan ilmu agama, agar buah hati dan keponakan Bunda bisa jadi cerdas dan sholeh.
 
Bisa pesan di sini
xxxxxx
 
Nah, yang paling penting dari cara di atas adalah bagaimana Bunda bisa melakukannya dengan disiplin. Tanpa kedisiplinan untuk mematuhi perencanaan keuangan yang telah kamu buat, maka sangat sulit untuk bisa menyeimbangkan finansial keluarga.
Silakan share bila informasi ini bermanfaat.